Assalamu'alaykum Wr.Wb. Shob semoga kalian tetap diberikan Nikmat dan Hidayah oleh Nya :)
Jadi gini, berhubung gue ambil jurusan pendidikan di kampus gue dan tiap ambil keputusan pasti ada resikonya, yak bener! kampus gue always start jam 8, malahan jam 7 juga dalam 1 minggu itu bisalah 1-2 kali pertemuan -__-"
yak gua harus membiasakan ini, gua kekampus 45 menit - 1 jam jadi mau g mau harus bangun pagi deh :3
gua selalu setel alarm, gua setel dia supaya berkicau jam 04:00, 04:15, 04:30, setelat telatnya 04:45 dan 05:00 -__-"
oke gua bangun siap siap seperti postingan gua sebelomnya, tak lupa ketika adzan subuh, bisa nih shalat subuh, alhamdulillah O:)
itu kalo hari senen sampe jum'at (sebenernya sih kalo masuk kuliah) shob :D
lah kalo sabtu sama ahad (re: minggu)?! gue entah kenapa g bisa bangun pagi padahal kondisinya sama (ada alarm) alhasil kebablasan solat subuh shob, itu matahari udah terik banget, belom masuk dzuhur pula (setau gua kan sampai matahari muncul/terbit) -__-"
lah terus gimana dong?! aaiisssshhh oke gua anggap itu bonus, sampe keterusan terus tiap minggunya :3 (Ya Alloh maafkan hambaMu ini)
Hingga suatu saat, lagi ke kantin ketemu Akh Feby (kadept. MM di MUA {organisasi kerohanian islam di kampus ane B)}), ane g sengaja cerita ya sekedar percakapan biar g garing, ehhh tau taunya :x dia jawab tuh "kalo shalat subuh bangunnya kesiangan, qadhanya ya langsung shalat saat itu juga".
langsung dah gue shock, gue baru tau tuh (kemaren kemana ajee -__-") gua berterima kasih banget sama dia, hahahaha :D
Oke udah lama dari info yang dikasih tau sama dia, tapi hati ini masih kurang yakin, didukung dengan artikel yang mengharuskan kita untuk berfikir! jangan cuman ikutin suatu budaya turun temurun tanpa tau jelas alasannya mengapa budaya itu ada *tsahhh :p kalo mau tau artikelnya klik tulisan"kalo mau tau artikelnya klik tulisan" -__-"
Oke tanggal 24 Juni 2013 gue mulai cari tuh, ya dari berbagai rujukan, dapet 1 web yang sreg lah di hati, bentuknya seperti FAQ (Frequently Ask Questin)
tanpa berpanjang panjang lagi, ini dia :) diambil dari sini
Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum. Saya pernah mendengar ceramah seorang
da’i, namun tak ada waktu tanya jawab. Katanya, apabila kita pernah
tidak shalat subuh maka shalat subuh tersebut bisa di-qadha. Mohon dengan hormat, penjelasan dan dasar-dasar hukum syariatnya. Terima kasih.
H. Syarif Fadhillah (**kayla@***.com)
Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.
Bagi orang yang ketiduran, sehingga tidak sempat melaksanakan shalat,
dia bisa melaksanakan shalat ketika bangun. Dasarnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
Disebutkan dalam hadis yang lain bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
pernah melakukan suatu perjalanan bersama para shahabat. Di malam
harinya, mereka singgah di sebuah tempat untuk beristirahat. Beliau
menugaskan Bilal agar berjaga dan membangunkan beliau. Namun, semua
tertidur lelap dan baru bangun ketika matahari sudah terbit. Setelah
mereka bangun, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan
untuk pindah dari tempat tersebut. Kemudian, beliau berwudhu dan beliau
memerintahkan agar azan dikumandangkan. Lalu, beliau melaksanakan
shalat qabliyah subuh, kemudian beliau perintahkan agar
seseorang beriqamah, dan beliau melaksanakan shalat subuh berjemaah.
(H.R. Abu Daud dan An-Nasa’i; dinilai sahih oleh Al-Albani)
itu aja mungkin curhat + share dari ane sebelum ditutup ada kata kata bagus nih diambil dari sini
Di antara shalat-shalat yang ada, shalat subuh adalah yang mengawali hari. Ia adalah shalat yang paling penting yang harus dijaga betul pelaksanaannya, sebab tidak semua orang bisa konsisten, bahkan shalat ini terasa berat bagi orang-orang munafik.
“Shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan shalat subuh” (HR.Ahmad) ( Semoga Kita semua bukan termasuk orang-orang munafik....Amiiinn..)
Shalat subuh berjamaah adalah tolok ukur sejauh mana kejujuran dan keimanan seorang muslim.
Di dalam sebuah riwayat shahih bahwa Ibnu Umar ra pernah berkata:
“Ketika kami tidak melihat seseorang dalam shalat subuh atau isya’, kami langsung berprasangka buruk kepadanya.”
cukup sekian jazakallah kahiran katsiran, assalamu'alaykum :)
Senin, 24 Juni 2013
Bangun kesiangan, Subuhnya gimana?!
مَنْ نَامَ عَنْ صَلاَةٍ أَوْ نَسِيَهَا فَلْيُصَلِّهَا إِذَا ذَكَرَهَا لاَ كَفَارَةَ لَهَا إِلاَّ ذَلِكَ
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
istigfar sebanyak banyaknya aja :)
BalasHapusenak baget cuman lafal istighfar. Tindakannya dongg :3
Hapus